By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
bisnisSULTENG.IDbisnisSULTENG.IDbisnisSULTENG.ID
Notification Show More
Font ResizerAa
  • HOME
  • WAJAH USAHA
  • INDUSTRI KREATIF
  • KEBIJAKAN & DAMPAK
  • INOVASI & TEKNOLOGI
  • MODAL & MENTORING
  • POTENSI DAERAH
Reading: Nilai Ekonomi Hutan Morowali Capai Rp2,81 Triliun, Rp1,07 Triliun Terancam Hilang
Share
bisnisSULTENG.IDbisnisSULTENG.ID
Font ResizerAa
Search
  • HOME
  • WAJAH USAHA
  • INDUSTRI KREATIF
  • KEBIJAKAN & DAMPAK
  • INOVASI & TEKNOLOGI
  • MODAL & MENTORING
  • POTENSI DAERAH
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
  • 📁
  • Cuan Lokal
  • Infografik
  • Liputan Khusus
  • Analisis & Opini
  • Podcast – Video
  • Foto
  • Network ▼
    • beritapalu.ID
    • pojokPALU
    • pojokSIGI ▶
      • Submenu 1
      • Submenu 2
      • Submenu 3
    • pojokPOSO
    • pojokDONGGALA
    • bmzIMAGES
    • kiosECERAN
Analisis & Opini

Nilai Ekonomi Hutan Morowali Capai Rp2,81 Triliun, Rp1,07 Triliun Terancam Hilang

Last updated: 11 August, 2025 5:48 am
7 months ago
Share
Ilustrasi hutan Morowali yang rusak akibat tambang. (@AEER)
Ilustrasi hutan Morowali yang rusak akibat tambang. (@AEER)
SHARE

JAKARTA, beritapalu | Laporan terbaru Aksi Ekologi dan Emansipasi Rakyat (AEER) mengungkap Total Economic Value (TEV) hutan Kabupaten Morowali mencapai Rp 2,81 triliun per tahun atau 44,61% lebih tinggi dari realisasi Pendapatan Pemerintah Kabupaten Morowali tahun 2023 sebesar Rp 1,94 triliun.

Namun, sekitar Rp 1,07 triliun per tahun dari nilai tersebut sudah berada dalam wilayah konsesi tambang dan terancam hilang. Jika ekspansi tambang terus dilakukan, potensi kerugian ekonomi dapat bertambah hingga Rp 568 miliar per tahun.

“Sulawesi adalah wilayah strategis yang menyimpan cadangan nikel besar, tetapi juga merupakan kawasan dengan keanekaragaman hayati yang paling kaya. Ketidakseimbangan antara eksploitasi dan perlindungan hutan akan berujung pada kerugian jangka panjang baik secara ekologis maupun ekonomi,” kata Risky Saputra, peneliti AEER dalam peluncuran laporan di Hotel Morrissey Jakarta Pusat, Selasa (29/7/2025).

Laporan ini disusun dengan pendekatan valuasi total ekonomi yang mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 15 Tahun 2012 tentang Panduan Valuasi Ekonomi Ekosistem Hutan, mencakup manfaat langsung, tidak langsung, nilai keberadaan, pilihan dan warisan.

- Advertisement -

Analisis dilakukan menggunakan data SDA Hutan dan perizinan pertambangan nikel periode 2023-2025 dari dokumen dan publikasi instansi resmi. Penilaian spasial diukur menggunakan software ArcGIS dengan teknik tumpang tindih, sementara nilai ekonomi dihitung dengan metode pendekatan pasar dan metode biaya pengganti.

Temuan ini menjadi relevan menjelang pengajuan Second Nationally Determined Contribution (SNDC) Indonesia ke UNFCCC dalam Konferensi Iklim COP 30 pada November 2025. Hutan Morowali menyerap lebih dari 1,1 juta ton emisi karbon per tahun dan menjadi aset penting dalam strategi mitigasi nasional.

Sepanjang 2019-2023, aktivitas pertambangan nikel nasional telah menyebabkan hilangnya tutupan pohon seluas 37.660 hektare yang setara dengan emisi 28,7 juta ton karbon. Dari luas deforestasi tersebut, sekitar 16% atau 6.110 hektare terjadi di pertambangan yang berada di Morowali.

Saat ini, 35% wilayah Morowali atau 157.935 hektare telah dikonversi menjadi konsesi tambang nikel untuk 70 perusahaan. Dari jumlah itu, sebanyak 133.256 hektare merupakan kawasan hutan dan 97.790 hektare berada di hutan primer yang seharusnya dilindungi.

“Tanpa intervensi kebijakan yang kuat, tekanan industri nikel akan mempercepat deforestasi dan mengancam pencapaian target iklim serta keanekaragaman hayati nasional,” kata Meity Ferdiana Pakual, peneliti dari Universitas Tadulako.

- Advertisement -

Morowali merupakan kawasan kaya spesies endemik antara lain burung Maleo yang kini berstatus Critically Endangered, burung Rangkong Sulawesi, dan Monyet Butung, belum termasuk puluhan flora dan fauna lain yang tercatat dalam basis data Global Biodiversity Information Facility.

Akhmad Fauzi, Guru Besar Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan dari Institut Pertanian Bogor, menekankan pentingnya perubahan paradigma tentang sumber daya alam sebagai modal alam, bukan sekadar faktor produksi.

“Sehingga jika hutan ditebang, tanpa ada penguatan nilai tambahnya, aset kita mengalami depresiasi yang luar biasa,” katanya.

- Advertisement -

AEER merekomendasikan penghentian izin baru di hutan primer dan kawasan bernilai keanekaragaman tinggi, integrasi potensi keuangan dari perlindungan ekosistem ke dalam perencanaan pembangunan, dan optimalisasi pendanaan dari kegiatan restorasi lingkungan agar hutan Morowali dapat memainkan peran sentral dalam pencapaian FoLU Net-Sink 2030.

 

OJK Sulteng Gelar Puncak Bulan Inklusi Keuangan, Dorong Pemerataan Akses Layanan Keuangan
Pemprov Sulteng-Telkomsat Kerja Sama untuk Pemerataan Akses Komunikasi
OJK Sulteng Fasilitasi Ekspor Perdana Kakao Fermentasi Poso ke Prancis
Kontrak Dagang 350 Ton Senilai Rp52 Miliar Diteken di Festival Kopi Sulteng 2025
Transaksi QRIS Sulteng Tumbuh 101,86 Persen, Capai 20,8 Juta Transaksi
TAGGED:aeerhutan morowalinilai ekonomitevtotal economic value
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Email Print
Previous Article Danlantamal VI Makassar Brigjen TNI Marinir Wahyudi bersama Wakil Presiden Direktur dan Chief Operations & Infrastructure Officer PT Vale Abu Ashar dan Chief Human Capital Officer PT Vale Adriansyah Chaniago pad apenanaman mangrove di Pantai Pasi-pasi, Luwu Timur, Sabtu (26/7/2025). (bmzIMAGES/Basri Marzuki) Hari Mangrove Sedunia, PT Vale Tanam 2.000 Mangrove dan Restorasi Terumbu Karang
Next Article Penyerahan hadiah pemenang paket liburan seru ke destinasi pilihan yang diundi 30 Juni 2025 lalu. (@Telkomsel) Telkomsel Luncurkan Program SIMPATI HOKI Berhadiah Miliaran Rupiah
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
WhatsAppFollow
LinkedInFollow

Update Harian

Daftar email Anda di isni untuk mendapatkan artikel terbaru kami secara instan!
Please enable JavaScript in your browser to complete this form.
Loading
Popular News
Petugas duduk di dekat pajangan emas logam Antam pada pameran produk IJK Bulan Inklusi Keuangan di PGM, Sabtu (25/10/2025). (©bmzIMAGES/basri Marzuki)

OJK Sulteng Gelar Puncak Bulan Inklusi Keuangan, Dorong Pemerataan Akses Layanan Keuangan

4 months ago
Pemprov Sulteng-Telkomsat Kerja Sama untuk Pemerataan Akses Komunikasi
OJK Sulteng Fasilitasi Ekspor Perdana Kakao Fermentasi Poso ke Prancis
Kontrak Dagang 350 Ton Senilai Rp52 Miliar Diteken di Festival Kopi Sulteng 2025
Transaksi QRIS Sulteng Tumbuh 101,86 Persen, Capai 20,8 Juta Transaksi
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics

Berita Terkait

Sejumlah model memperagakan desain batik bomba pada pembukaan KKST 2025 di Palu, Rabu (15/10/2025). (© bmzIMAGES/Basri Marzuki)

31 UMKM Unggulan Dihadirkan dalam KKST 2025

4 months ago
Dari kiri ke kanan: Gubernur Sulteng Anwar Hafid, anggota DPR Komisi 11 Muhidinn Moh Said, Deputi Gubernur Senior Bank Indoensia (BI) Destri Damayanti, dan Kepala Perwakilan BI Sulteng Irfan Sukarna memukul gimba (gendang) menandai peluncuran Karya Kreatif Sulawesi Tengah (KKST) di Palu, Rabu (15/10/2025). (© bmzIMAGES/Basri Marzuki)

BI Luncurkan KKST 2025, Dorong 31 UMKM Naik Kelas

4 months ago
Gubernur SUlteng, Anwar Hafid (kanan) menyaksikan sejumlah pelaku UMKM meneken naskah pembiayaan bersama perbankan pada pembukaan Karya Kreatif Sulteng di Palu, Rabu (15/10/2025). (© bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Pemprov Sulteng Targetkan 20 Ribu Wirausaha Baru pada 2026

4 months ago
Tim monitor Bidang KI Kanwil Kemenkum Sulteng memeriksa kemasan produk bawang goreng di salah sati toko di Palu, Kamis (9/10/2025). (©Kanwil Kemenkum Sulteng)

Sebagian Produk Bawang Goreng Palu Belum Gunakan Logo IG

4 months ago


PT Media Swakarsa Lestari

Griya Palupi Permai Blok F/3, Palu, Sulawesi Tengah
Email: [email protected]
Kontak: +62 451 413 2589 / 0851 8687 1165

 

Kebijakan

  • Cuan Lokal
  • Infografik
  • Liputan Khusus
  • Analisis & Opini
  • Podcast – Video
  • Foto
  • Network
    • beritapalu.ID
    • pojokPALU
    • pojokSIGI
    • pojokPOSO
    • pojokDONGGALA
    • bmzIMAGES
    • kiosECERAN
  • Indeks Berita

Konten-1

  • HOME
  • WAJAH USAHA
  • INDUSTRI KREATIF
  • KEBIJAKAN & DAMPAK
  • INOVASI & TEKNOLOGI
  • MODAL & MENTORING
  • POTENSI DAERAH

Konten-2

  • Cuan Lokal
  • Infografik
  • Liputan Khusus
  • Analisis & Opini
  • Podcast – Video
  • Foto
  • Network
    • beritapalu.ID
    • pojokPALU
    • pojokSIGI
    • pojokPOSO
    • pojokDONGGALA
    • bmzIMAGES
    • kiosECERAN
  • Indeks Berita

Find Us on Socials

© 2025 by bisnisSULTENG | Published by PT Media Swakarsa Lestari | All Rights Reserved.
Bergabunglah dengan kami...
Berlangganan buletin kami dan jangan lewatkan berita, podcast, dll. terbaru kami.
Please enable JavaScript in your browser to complete this form.
Loading
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?