PALU, bisnisSULTENG | Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menargetkan lahirnya 20.000 wirausaha baru pada tahun 2026 sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan dan ketangguhan ekonomi daerah berbasis kerakyatan. Target tersebut tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021–2026.
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyampaikan hal tersebut dalam acara peluncuran Karya Kreatif Sulawesi Tengah (KKST) 2025 di Palu, Rabu (15/10/2025). Menurutnya, pengembangan wirausaha baru menjadi prioritas utama dalam pembangunan ekonomi lima tahun ke depan.
“Tahun 2026, kami memprogramkan dalam RPJMD untuk menciptakan 20 ribu wirausaha baru di Sulawesi Tengah guna mendukung ketangguhan ekonomi kita,” ujar Gubernur Anwar.
Ia menekankan bahwa pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tidak hanya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjadi fondasi utama ketahanan ekonomi daerah. Gubernur menyebut pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah pada triwulan II-2025 mencapai 7,95 persen—tertinggi kedua secara nasional—namun ia lebih bangga jika capaian tersebut ditopang oleh kekuatan ekonomi rakyat.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia (BI) atas dukungan intensif dalam pembinaan UMKM di Sulawesi Tengah. Ia mengaku kewalahan mengikuti seluruh agenda BI karena frekuensi kegiatannya yang sangat padat.
“Saya sudah minta maaf ke Kepala Perwakilan BI Sulteng karena tidak bisa menghadiri semua kegiatannya. Luar biasa,” ujarnya dengan nada humor.
Gubernur menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan BI dan anggota DPR RI Komisi XI dalam mendorong pengembangan UMKM. Ia juga mengapresiasi upaya BI mengangkat produk unggulan daerah, seperti Batik Bomba, ke berbagai forum nasional dan internasional.
Selain itu, Anwar menyoroti potensi pertanian dan perkebunan Sulawesi Tengah, khususnya kopi dari Kabupaten Sigi yang mampu berbuah hingga tiga kali dalam setahun. Menurutnya, potensi ini perlu dikembangkan melalui pendekatan UMKM berbasis kreativitas.
Acara peluncuran KKST 2025 dihadiri Deputi Gubernur Senior BI Destri Damayanti, Anggota Komisi XI DPR RI Muhidin Moh Said, Kepala Perwakilan BI Sulteng Irfan Sukarna, Bupati Sigi Rizal Intjenae, Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin, Forkopimda, pejabat pemda, perwakilan perbankan, serta pelaku UMKM se-Sulawesi Tengah.


